Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Bayu Prasetyo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayu Prasetyo. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2020

Anda ingin menjadi Orang Hebat?

Anda ingin menjadi Orang Hebat? 

Orang Hebat adalah seseorang yang bisa menghebatkan Orang Lain. 

Bagaimana caranya? 

Jika Anda tanya bagaimana caranya, banyak sekali caranya dan salah satunya adalah memberikan inside2 baru kepada orang tersebut dari permasalahan yang dihadapinya. 

Sering kali jika kita mengalami permasalahan, kita tidak bisa melihat Solusinya tapi bisa jadi orang lainlah yang bisa melihatnya (solusi). 

Jadi jangan Apriori terhadap orang lain, siapa tahu malah dia bisa memberikan solusi pada Anda. 

Semangat Pagi dan selamat menjemput rezekiNya. 

Sukses selalu dan Barokah untuk rezeki yang diperolehnya. Aamiin. 


08112652062

Jumat, 01 Mei 2020

Perhatikan Tetanggamu di Masa Paceklik Corona

Perhatikan Tetanggamu di Masa Paceklik Corona

Pertanyaan:

Beberapa waktu yang lalu ada himbauan dari Gubernur Jateng, untuk menghadapi (salah satu dampak Corona) dengan memperhatikan tetangga. Beliau hafizhahulloh mengatakan: “… Menghadapi Corona ini, saya mengajak seluruh warga untuk memastikan tidak ada satupun tetangganya yang kelaparan…”

Bagi seorang salafi bagaimana sikap ketika mendengar anjuran atau perintah waliyyul Amr ?

Jawaban:

Kita diperintahkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah untuk mentaati waliyyul Amr dalam perkara yang ma’ruf.

Himbauan Gubernur di atas termasuk himbauan yang harus kita perhatikan, apalagi seorang salafi, yang menisbatkan dirinya sebagai pengikut salaf (shahabat, tabiin dan tabiut tabiin).

Terlebih himbauan ini selaras dengan nusus Al Qur’an dan sabda Rasulullah shollallohu’alaihi wasallam yang demikian tegas untuk kita memastikan tidak ada tetangga kita yang kelaparan.

Dalam sebuah hadits Rasulullah shollallohu’alaihi wasallam bersabda :

لَيْسَ الْمُؤْمِنُ الَّذِيْ يَشْبَعُ وَجَارُهُ جَائِعٌ إِلَى جَنْبِهِ

“Bukan seorang yang beriman, seorang yang kenyang sementara tetangganya lapar di sisinya.”

Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahulloh berkata: “Dalam hadits ini ada dalil yang jelas mengenai haramnya orang kaya membiarkan tetangga-tetangganya dalam keadaan lapar. Oleh karena itu wajib atasnya menyuguhkan kepada mereka sesuatu yang bisa menghilangkan lapar. Demikian pula memberi pakaian jika mereka telanjang dan yang semisalnya dari kebutuhan-kebutuhan yang bersifat dharuri (pokok).

Dalam hadits ini juga terdapat peringatan bahwa disana ada kewajiban lain pada harta selain zakat.

Maka janganlah orang-orang kaya menyangka (bahwa dia) telah terbebas dari kewajiban hanya dengan mengeluarkan zakat setiap tahunnya, namun masih ada kewajiban-kewajiban lain atas mereka dalam situasi dan kondisi tertentu yang wajib mereka tunaikan (seperti masa masa paceklik, dan dia dapatkan tetangganya kelaparan -pent). Jika tidak, mereka akan masuk dalam ancaman Allah :

وَالَّذِيْنَ يَكْنِزُوْنَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُوْنَهَا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۙفَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍۙ

“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.

يَّوْمَ يُحْمٰى عَلَيْهَا فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوٰى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْۗ هٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ

Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: ‘Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu’.” (At-Taubah: 34-35)

Penjelasan kesahihan hadits dan beberapa faedah di atas bisa dilihat pada buku Syaikh Al Albani Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, 1/280-281.

Ayat ayat Al Quran dan hadits yang menjelaskan betapa besar hak tetangga juga sangat banyak, kita memohon kepada Alloh dengan Nama namanya yang maha indah (Asmaul Husna) semoga Kita dimudahkan untuk selalu menunaikan ketaqwaan kepada-Nya dimana pun kita berada dan kapan pun. Aamiin. 

Source:

Minggu, 09 Februari 2020

Perbincangan antara Kyai dan Santrinya

RENUNGAN SEJENAK. INSYA ALLAH BERMANFAAT. 

Seorang santri sedang membersihkan aquarium Kyainya, ia memandang ikan arwana dgn sisik berkilauan dengan takjub..
Tak sadar Kyainya sudah berada di belakangnya.. "Kamu tahu berapa harga ikan itu?". Tanya sang Kyai..
.
"Tidak tahu". Jawab si Santri..
.
"Coba tawarkan kepada tetangga sebelah!!". Perintah sang Kyai.
.
Ia memfoto ikan itu dan menawarkan ke tetangga..
Kemudian kembali menghadap sang Kyai. .
"Ditawar berapa nak?" tanya sang Kyai. .
"50.000 Rupiah Kyai". Jawab si Santri mantap..
.
"Coba tawarkan ke toko ikan hias!!". Perintah sang Kyai lagi..
.
"Baiklah Kyai". Jawab si santri. Kemudian ia beranjak ke toko ikan hias..
.
"Berapa ia menawar ikan itu?". Tanya sang kyai..
.
"800.000 Rupiah Kyai". Jawab si santri dengan gembira, ia mengira sang Kyai akan melepas ikan itu..
.
"Sekarang coba tawarkan ke Si Fulan, bawa ini sebagai bukti bahwa ikan itu sudah pernah ikut lomba". Perintah sang Kyai lagi..
.
"Baik Kyai". Jawab si Santri. Kemudian ia pergi menemui si Fulan yang dikatakan gurunya. Setelah selesai, ia pulang menghadap sang guru.
.
"Berapa ia menawar ikannya?".
.
"50 juta Rupiah Kyai".
.
Ia terkejut sendiri menyaksikan harga satu ikan  yang bisa berbed-beda..
.
"Nak, aku sedang mengajarkan kepadamu bahwa kamu hanya akan dihargai dengan benar ketika kamu berada di lingkungan yang tepat..". Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita.

وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ رَائِعُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَفْهَمُنَا
Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita.
وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مُمَيِّزُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يُحِبُّنَا
Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita.

وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مَغْرُوْرُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْسُدُنَا
Kita adalah pribadi yang menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian terhadap kita.

وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ سَيِّئُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْقِدُ عَلَيْنَا
Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri akan kita.

لِكُلِّ شَخْصٍ نَظْرَتُهُ، فَلاَ تَتْعَبْ نَفْسَكَ لِتُحْسِنَ عِنْدَ الآخَرِيْنَ
Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah berlelah-lelah agar tampak baik...

Tapi berusahalah terus melakukan kebaikan dan menjalankan apapun dengan keikhlasan. 

Semoga bermanfaat😊

Bayu Prasetyo
Bisnis Coach, Life Coach, Motivator Indonesia, Pembicara Seminar, No Brain Trainer
08112652062

Sabtu, 01 Februari 2020

Kebingungan Seseorang : Coaching, Mentoring, Consulting, Training, Speaking

KEBINGUNGAN SESEORANG BAG. 1

Seseorang pernah mengajukan pertanyaan kepada saya “Pak Bayu apa sih beda antara coaching, mentoring dan training?” (tampaknya dia bingung profesinya sendiri musti disebut apa). Memang istilah di atas berbeda dan saling tercampur aduk satu sama lain. Jika Anda mengalami hal yang sama, ini dia pencerahannya.

Coaching
Coaching adalah proses ketika Anda dibantu oleh seorang coach untuk mencapai sebuah tujuan / goal yang Anda tentukan. Di sini kata kuncinya adalah mencapai goal. Seorang coach juga akan berfungsi sebagai partner akuntabilitas untuk memastikan Anda menjalankan hal – hal yang akan Anda lakukan.

Seorang coach yang murni melaksanakan proses coaching hanya akan bertanya dan menggali saja kepada klien / coachee nya. Dia bahkan sama sekali tidak memberikan saran atau masukan. Semua ide dan pemikiran berasal dari si klien.

Coach hanya membantu klien untuk berpikir, menimbulkan insight dan menstrukturkan pemikiran mereka. Plus setelah itu dia akan memastikan si klien melakukan apa yang telah dia pikirkan dan katakan.

Haha.. masih bingung dan tidak ada gambaran? Saya beri contoh ya… misalnya saja saya memanggil seorang coach untuk meningkatkan omzet bisnis saya, kira-kira ini dia percakapannya. 

"Coach: Pak Bayu kira-kira apa yang Bapak inginkan dalam bisnis Anda?
(ini pertanyaan untuk mengetahui / menentukan tujuan klien)

Saya: Ini Pak Coach.. saya ingin bisnis rombong bakso saya ini sebulannya bisa dapat omzet minimal Rp 150 juta

Coach: Oohh… begitu ya Pak. Mengapa tujuan tersebut penting untuk Bapak?
(pertanyaan untuk memastikan tujuan yang ditetapkan tepat & bermakna)

Saya: Kalau dapat omzet segitu saya tidak perlu kuatir lagi tentang pengeluaran rutin Pak, selain itu juga masih bisa menabung

Coach: Okay.. kalau begitu kira-kira untuk mencapai omzet segitu, hal-hal apa saja yang harus dilakukan?
(pertanyaan untuk menggali strategi untuk mencapai tujuan)

Saya: Hmm… kalau omzet segitu rasanya musti buka cabang 2 lagi deh. Promosi juga musti lebih gencar dan hmm… mungkin perlu ada tambahan menu.

Setelah itu coach akan menanyakan pertanyaan yang lebih detil lagi tentang bagaimana masing-masing strategi itu akan dijalankan, memecahnya dalam langkah-langkah yang bisa dilakukan. Setelah itu penutupan sesi coaching kurang lebih akan seperti ini.

Coach: Okay Pak Bayu.. jadi sudah kita sepakati bahwa selama 2 minggu ini Bapak akan survey lokasi dulu untuk cabang baru dan cek biaya untuk bikin dan sebar brosur di sekitar kompleks. Dua minggu lagi kita ketemu, Pak Bayu silahkan disiapkan hasilnya."

Nah, kurang lebih itulah gambaran proses coaching. Bisa Anda cermati bahwa si coach hanya bertanya dan menggali, dia sama sekali tidak memberi saran dan masukan apa seharusnya goal saya atau bagaimana cara mencapainya. Setelah itu si coach berfungsi sebagai partner akuntabilitas untuk memastikan klien melakukan apa yang dia katakan.

Saya harap contoh singkat tersebut bisa memberikan gambaran tentang seperti apa sebenarnya proses coaching. Dalam coaching yang sesungguhnya tentunya pertanyaannya akan lebih kompleks. Ada juga cara-cara dan teknik bertanya, bagaimana cara membangun rapport dll.

Coaching adalah satu skill khusus juga yang perlu dipelajari (dan juga ada sertifikasinya). Setelah ini mari kita menuju ke aktivitas kedua yaitu mentoring.

Kamis, 21 Maret 2013

Kelahiran Anak

Assalammu'alaikum,


 Selamat Pagi Sahabat-sahabat http://BayuPrasetyo.com.

Anak,
Semua kita yang telah menikah tentu menginginkan sekali memiliki anak, baik itu Putra ataupun Putri. Setujuuu?
Ya, pasti jawabannya setuju.

Selama masa kehamilan, dari bulan pertama sampai bulan sembilan kita selalu menjaga kehamilan istri kita.

Ketika usia kehamilan menginjak bulan ke-empat, semakin penasaranlah kita ingin tahu apa jenis kelamin anak kita, laki atau perempuan. Biasanya seorang ayah mengharapkan seorang anak laki2 sebagai anak pertama, karena dianggap anak laki2 dapat meneruskan garis keturunannya. Sedangkan Ibu, biasanya menginginkan anak perempuan dikarenakan bila anak pertama anak perempuan diharapkan dapat mengurus orang tuanya ketika orang tuanya sudah tua.

Selasa, 12 Juni 2012

Kisah Sukses Google

Google lahir dari sebuah pertemuan tanpa disengaja dari Larry Page dan Sergey Brin di Universitas Stanford. Pada Januari 1996 Lary dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan Search Enggine yang diberi nama BackRub. 1998 Teknologi Search Enggine itu terus di sempurnakan, keduanya mulai mencari Investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi mesin pencari mereka. Sehingga, mereka mendapatkan suntikan dana dari Andy Bechtolsheim teman kampus sekaligus pendiri Sun Microsystem. Sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS, yang uniknya di cek itu tertulis atas nama Google yang bahkan pada saat itu belum didirikan oleh Sergey dan Larry.


Larry dan Sergey sebelumnya pernah menawarkan kemungkinan dengan Alta Vista, tetapi ditolak dengan alasan perusahaan indu Alta Vista yaitu Digital Equipment Corp tidak suka bergantung pada orang dari luar perusahaan. Investor di Silicon Valley, Michael Moritz (Sequa Capital) dan Jhon Doer (Kleiner Perkins) yang saling berkompetisi akhirnya bisa diyakinkan untuk menyuntik modal senilai 12,5 juta dolar AS ke perusahaan Google yang pada 7 Desember 1998 ini didirikan.

Kamis, 07 Juni 2012

Yuk, Kita Selaraskan PENCAPAIAN dengan PASSION Kita

Setiap kali orang bertanya kepada saya, "Sebagai seorang motivator apa yang memotivasi Anda setiap saat? Apa yang dapat membuat Anda kelihatan bersemangat senantiasa?" Maka saya akan ajukan pertanyaan balik kepada mereka "Apa yang memotivasi Anda berbelanja? Apa yang memotivasi Anda nonton TV berjam-jam?" atau "Apa yang memotivasi Anda makan berlebihan?" jawab mereka biasanya "Yah karena memang saya suka."