Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label training. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label training. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2020

Anda ingin menjadi Orang Hebat?

Anda ingin menjadi Orang Hebat? 

Orang Hebat adalah seseorang yang bisa menghebatkan Orang Lain. 

Bagaimana caranya? 

Jika Anda tanya bagaimana caranya, banyak sekali caranya dan salah satunya adalah memberikan inside2 baru kepada orang tersebut dari permasalahan yang dihadapinya. 

Sering kali jika kita mengalami permasalahan, kita tidak bisa melihat Solusinya tapi bisa jadi orang lainlah yang bisa melihatnya (solusi). 

Jadi jangan Apriori terhadap orang lain, siapa tahu malah dia bisa memberikan solusi pada Anda. 

Semangat Pagi dan selamat menjemput rezekiNya. 

Sukses selalu dan Barokah untuk rezeki yang diperolehnya. Aamiin. 


08112652062

Sabtu, 01 Februari 2020

Kebingungan Seseorang : Coaching, Mentoring, Consulting, Training, Speaking

KEBINGUNGAN SESEORANG BAG. 1

Seseorang pernah mengajukan pertanyaan kepada saya “Pak Bayu apa sih beda antara coaching, mentoring dan training?” (tampaknya dia bingung profesinya sendiri musti disebut apa). Memang istilah di atas berbeda dan saling tercampur aduk satu sama lain. Jika Anda mengalami hal yang sama, ini dia pencerahannya.

Coaching
Coaching adalah proses ketika Anda dibantu oleh seorang coach untuk mencapai sebuah tujuan / goal yang Anda tentukan. Di sini kata kuncinya adalah mencapai goal. Seorang coach juga akan berfungsi sebagai partner akuntabilitas untuk memastikan Anda menjalankan hal – hal yang akan Anda lakukan.

Seorang coach yang murni melaksanakan proses coaching hanya akan bertanya dan menggali saja kepada klien / coachee nya. Dia bahkan sama sekali tidak memberikan saran atau masukan. Semua ide dan pemikiran berasal dari si klien.

Coach hanya membantu klien untuk berpikir, menimbulkan insight dan menstrukturkan pemikiran mereka. Plus setelah itu dia akan memastikan si klien melakukan apa yang telah dia pikirkan dan katakan.

Haha.. masih bingung dan tidak ada gambaran? Saya beri contoh ya… misalnya saja saya memanggil seorang coach untuk meningkatkan omzet bisnis saya, kira-kira ini dia percakapannya. 

"Coach: Pak Bayu kira-kira apa yang Bapak inginkan dalam bisnis Anda?
(ini pertanyaan untuk mengetahui / menentukan tujuan klien)

Saya: Ini Pak Coach.. saya ingin bisnis rombong bakso saya ini sebulannya bisa dapat omzet minimal Rp 150 juta

Coach: Oohh… begitu ya Pak. Mengapa tujuan tersebut penting untuk Bapak?
(pertanyaan untuk memastikan tujuan yang ditetapkan tepat & bermakna)

Saya: Kalau dapat omzet segitu saya tidak perlu kuatir lagi tentang pengeluaran rutin Pak, selain itu juga masih bisa menabung

Coach: Okay.. kalau begitu kira-kira untuk mencapai omzet segitu, hal-hal apa saja yang harus dilakukan?
(pertanyaan untuk menggali strategi untuk mencapai tujuan)

Saya: Hmm… kalau omzet segitu rasanya musti buka cabang 2 lagi deh. Promosi juga musti lebih gencar dan hmm… mungkin perlu ada tambahan menu.

Setelah itu coach akan menanyakan pertanyaan yang lebih detil lagi tentang bagaimana masing-masing strategi itu akan dijalankan, memecahnya dalam langkah-langkah yang bisa dilakukan. Setelah itu penutupan sesi coaching kurang lebih akan seperti ini.

Coach: Okay Pak Bayu.. jadi sudah kita sepakati bahwa selama 2 minggu ini Bapak akan survey lokasi dulu untuk cabang baru dan cek biaya untuk bikin dan sebar brosur di sekitar kompleks. Dua minggu lagi kita ketemu, Pak Bayu silahkan disiapkan hasilnya."

Nah, kurang lebih itulah gambaran proses coaching. Bisa Anda cermati bahwa si coach hanya bertanya dan menggali, dia sama sekali tidak memberi saran dan masukan apa seharusnya goal saya atau bagaimana cara mencapainya. Setelah itu si coach berfungsi sebagai partner akuntabilitas untuk memastikan klien melakukan apa yang dia katakan.

Saya harap contoh singkat tersebut bisa memberikan gambaran tentang seperti apa sebenarnya proses coaching. Dalam coaching yang sesungguhnya tentunya pertanyaannya akan lebih kompleks. Ada juga cara-cara dan teknik bertanya, bagaimana cara membangun rapport dll.

Coaching adalah satu skill khusus juga yang perlu dipelajari (dan juga ada sertifikasinya). Setelah ini mari kita menuju ke aktivitas kedua yaitu mentoring.

Rabu, 03 Agustus 2016

Kamu Berhak Bahagia

Seorang pria berumur 92 tahun yang memiliki selera tinggi, selalu percaya diri, bangga akan dirinya sendiri, selalu berpakaian rapi setiap harinya, dengan rambutnya putihnya yang selalu tertata rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari ini.

Istrinya yang berusia 70 tahun baru saja meninggal, dan mereka tidak pernah memiliki anak, sehingga dia harus masuk ke panti jompo.

Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobby, dia tersenyum manis saat seorang petugas memberitahukan bahwa kamarnya telah siap.

Ketika dia berjalan mengikuti petunjuk jalan ke elevator, petugas itu menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil.

" Saya menyukainya ! " katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil yang baru saja mendapatkan hadiah seekor anjing dari orang tuanya.

" Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan Anda " kata si petugas.

" Hal itu tidak ada hubungannya ", dia menjawab.

*" Kebahagiaan adalah sesuatu yang kita putuskan dari awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak. Tidak tergantung dari bagaimana perabotnya diatur, tetapi dari bagaimana aku mengatur pikiranku sendiri. "*

" Aku sudah memutuskan untuk menyukai kamarku. Keputusan seperti itu jugalah yang kubuat setiap pagi setiap aku bangun dari tidurku. "

" Aku punya sebuah pilihan, aku bisa saja menghabiskan waktuku di tempat tidur hanya untuk menyesali kesulitan-kesulitan yang terjadi padaku karena ada bagian tubuhku yang tidak berfungsi, atau aku bisa turun dari tempat tidur dan berterima kasih atas bagian-bagian lain tubuhku yang masih bisa berfungsi. "

" _Setiap hari adalah hadiah_ , meski aku tidak bisa melihat, tapi aku masih bisa memusatkan perhatianku pada hari yang baru, dan pada semua kenangan indah dan membahagiakan yang pernah kualami dan kusimpan. "

" Hanya untuk kali ini dalam hidupku, umur yang sudah tua adalah seperti simpanan di bank, dan aku akan menikmati dari yang telah aku simpan selama ini. "

*"Jadi nasehatku untukmu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya kebahagiaan di bank kenangan kita, dan berterima kasihlah pada orang-orang yang telah mengisi bank kenanganmu."*

Ingatlah 5 aturan sederhana untuk menjadi Bahagia :
1. *Bebaskan hatimu dari rasa benci & negative*
2. _Bebaskan pikiranmu dari segala kekhawatiran_
3. *_Hiduplah dengan sederhana_*
4. _Memberi lebih banyak_ ( give more )
5. *Jangan terlalu banyak berharap* ( expect less )

👼🙏😇

IG dan Twitter: @MotivaBisnis
FB: Bayu Prasetyo Triliuner
Telegram: @cashflowlangit
Materi Audio Telegram: @audiocashflowlangit