Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Hadist. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadist. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2015

Merindukan Surga dan Takut Akan Neraka




Merindukan Surga dan Takut Akan Neraka - Al Hadist


Diriwayatkan, bahwa Ali ra. berkata sebagai berikut :
``Barangsiapa yang merindukan surga, maka ia harus selalu berada pada jalan yang lurus (kebaikan). Dan barangsiapa yang takut akan neraka,maka hendaklah ia mencegah dirinya dari keinginan hawa nafsu. Barangsiapa yang yakin akan adanya kematian, maka lenyaplah semua kenikmatan bagi dirinya serta barangsiapa yang mengetahui dunia, maka ia akan mendapat musibah yang ringan ringan. ``

(Kitab Nashoihul Ibad)

Minggu, 10 Mei 2015

Pemberat Timbangan Kebaikan

Dari Abdullah bin 'Amr bin 'Aash ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihiwa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah akan memisahkan salah seorang dari umatku di hadapan banyak mahkluk pada hari Kiamat, lalu dibukalah 99 catatan amal yang besar, masing-masing catatan amal (panjang dan lebarnya) sejauh pandangan mata, lalu Allah berfirman, “Apakah kamu mengingkari hal ini? Apakah para pencatat-Ku yang selalu menjaga (amalmu) menzalimimu?" Dia berkata, “Tidak, wahai Tuhanku.” Allah berfirman, “Apakah kamu punya alasan?" Ia menjawabnya, “Tidak, wahai Tuhanku.” Allah pun berfirman, “Sebenarnya kamu memiliki kebaikan pada sisi Kami, pada hari ini kamu tidak akan dizalimi,” lalu dikeluarkanlah sebuah lembaran yang tertulis di situ, “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya”, Allah berfirman, “Siapkan timbangan!” Ia pun berkata, "Wahai Tuhanku, bagaimana lembaran ini bisa mengalahkan berat catatan-catatan amal (buruk).” Allah berfirman, “Sesungguhnya kamu tidak akan dizalimi.” Kemudian ditaruhlah catatan-catatan amal buruk di daun timbangan yang satu sedangkan lembaran yang tadi ditaruh di daun timbangan yang satu lagi, maka tiba-tiba catatan-catatan amal buruk menjadi ringan dan lembaran tadi menjadi berat. Oleh karena itu tidak ada sesuatu pun yang berat jika dihadapkan dengan nama Allah.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Hakim, dan Baihaqi dalam Asy Syu'abdan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami'no.1776) #subhanallah


Sabtu, 04 April 2015

Doa agar Kenikmatan Langgeng

Assalammu'alaikum sahabatku,

Semoga hari ini sahabat sehat dan berkah, bahagia dunia akhirat.

Agar segala bentuk kenikmatan dan rezeki yang diberikan Allah langgeng dan berkah.

Bismillahirohmannirrahiim Allahumma inni a uudzubika minzawaali ni'matika, wa tahawwuli'aafiyatika, wa fujaa ati niqmatika wa jamii'i sakhathik.

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada Mu dari hilangnya nikmat Mu, bergesernya kesejahteraan Mu, mendadaknya cobaan Mu dan segala macam murka Mu. ( HR muslim )


Jumat, 27 Maret 2015

Surga Kok Dicari?

Surga kok dicari?
Surga gag perlu di cari melainkan kita hanya menjalankan apa yang diperintahkan Allah di Al Quran dan Hadist.

Surga itu hadiah dari Allah karena kita telah menjalani semua perintahNya. Dan bahkan surga itu terletak di telapak KAKI Ibu kita. Berbaktilah kepada orang tua dan janganlah melawannya (khususnya pada Ibu). #Subhanallah


Minggu, 07 September 2014

Kejar Dunia atau Kejar Akhirat?

Wahai sahabat2 yang dimuliakan oleh Allah S.W.T, menurutmu manakah yang harus kita dahulukan ya 'Kejar Dunia atau Kejar Akhirat?'

Banyak sekali jawaban dari sahabat2ku mengatakan 'Kejar Dunia utk Akhirat'. Itu tidak disalahkan, tapi jika menilik dari sebuah mahfum hadist "bekerjalah kamu utk akhiratmu, maka dunia akan datang kepadamu dg hina"

Senin, 17 Februari 2014

Penghuni Neraka Kebanyakan Wanita

Sore sahabatku tercinta,
  
   Mengapa rasulullah Muhammad SAW mengatakan bahwa penghuni neraka kebanyakan adalah wanita?
Mari kita renungi hadist Rasul sebagai berikut:
"Aku melihat sejenak di surga, penghuni surga kebanyakan dari mereka adalah orang2 miskin dan penghuni neraka adalah kebanyakan wanita" (HR Bukhari dan Muslim)
   Mari para wanita merenungi nya, apakah kamu berhias itu untuk suamimu? Padahal kamu sedang tidak berada di rumah, berarti kamu berhias untuk menarik pria lain yang bukan suamimu baik itu sengaja ataupun tidak. Apakah ini murni kesalahan para wanita? Tidak.. Ini juga kesalahan para suami yang tidak menjaga kehormatan istrinya. Seharusnya kita sebagai suami memberitahukan istrinya, bahwa perilaku dia tdk disukai oleh Allah dan RasulNya. Menurut islam, wanita hanya berhias untuk suami saja, tapi ini terbalik saat ke luar rumah dandan yang cantik memakai parfum berkelas tapi di rumah pake baju seadanya saja dan tidak memakai parfum.
   Bukan hanya itu saja, berapa banyak di antara para istri menghidangkan makanan atau paling tidak minuman teh manis atau kopi, mijitin suaminya, membuatkan air panas utk suaminya mandi. Janganlah memperliatkan auratmu dgn berpakaian seronok. Itulah salah satu ciri wanita solehah.

Mari perbaiki sikap dan tindak laku kita sebagai seorang wanita muslimah.


Selasa, 10 Desember 2013

Anak

Assalammu'alaikum
menurut sahabat pengunjung setia website BayuPrasetyo.com, apa arti seorang anak bagi anda?
Apakah anak tersebut sebagai penerus keturunan anda?
Jika iya, itulah jawaban sebagian besar pendapat anda. Tapi sadarkah anda bila hanya itu saja yang anda inginkan sebagai penerus keturunan.
Pertanyaannya adalah penerus keturunan seperti apa, yang punya akhlak yang baik ataukah akhlak yang jelek?
Pastinya anda ingin mempunyai keturunan yang berakhlak baik, iya kan?
Jika iya, inilah tahapan yang harus anda lakukan dimulai saat anak masih dalam kandungan sampai anak itu akil baligh:
1. Saat anak masih dalam kandungan: bacakan ayat suci al quran oleh ayah/ibunya. Ibu jangan lepas dari berzikir, ayah dan ibu harus mengajarkan anak dalam kandungan untuk melakukan sholat (baik itu sholat wajib 5 waktu maupun sholat sunnah);
2. ketika anak sekolah TK, ibu dan ayahnya selalu mencontohkan dan mengajarkan sholat. Ayah membacakan 1-2 hadist kepada anaknya dan membacakan juga kisah-kisah para sahabat Nabi Muhammad SAW.
3. ketika anak usia akil baligh: Rasulullah mengajarkan jika anak tidak sholat maka sudah bisa dipecut dengan rotan (jika sudah tidak menurut sama orang tuanya untuk sholat). Mungkin sebagai orang tua, kita tidak tega tapi ketika Rasul mencontohkannya maka pasti ada kebaikan setelahnya. Pastinya setelah di'hukum' maka sebaiknya orangtua menjelaskan kepada anaknya mengapa dia di kasih hukuman seperti itu.

Sebagai ayah, walaupun dari pagi sampai dengan malam bekerja sebaiknya setelah tiba di rumah ajak anak dan istri berkumpul dan kita membagikan 2 hadist dan kisah sahabat. "Barangsiapa yang di rumahnya selalu mengerjakan amal kebaikan maka Allah memberikan keberkahan pada rumah itu dan bagi penghuninya"

Anak yang soleh yang mendoakan ibu bapaknya maka itulah keberuntungan yang nyata bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat.

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
motivator indonesia, pembicara seminar, trainer NO BRAIN, pembicara motivasi, pengusaha revolutioner
follow: @MotivaBisnis, @SragenBerjamaah, @bantuberjamaah


Jumat, 11 Januari 2013

Imam Bukhari

Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari


Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju'fiy Al Bukhari, namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. Beliau lahir pada hari Jumat, tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Kakeknya bernama Bardizbeh, turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. Tapi orangtuanya, Mughoerah, telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman el-Ja’fiy. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Di samping menjadi anak yatim, juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir, beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Ibunya senantiasa berusaha dan berdo'a untuk kesembuhan beliau. Alhamdulillah, dengan izin dan karunia Allah, menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total.
 
Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits, hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.

Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia, yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah, Damaskus dan Bagdad. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari, al-Durdjani, al-Bairuni dan lain-lain, juga dilahirkan di Asia Tengah. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia), namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya "Islam in the Sivyet Union" (New York, 1967), pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia, Pakistan, India dan Cina.

Sabtu, 08 Desember 2012

Kepada Siapa kita bergantung?

Assalammu'alaikum Wr.Wb.

Abu Hurairah r.a. Berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda "Allah SWT berfirman, 'Aku bergantung kepada sangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya apabila ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku di dalam qalbunya,