Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Ciputra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ciputra. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Agustus 2012

Maestro Real Estate

Ciputra....

Dialah pelopor bisnis properti modern di Indonesia dan pendiri sekaligus ketua umum pertama REI (perhimpunan perusahaan real estate Indonsia), sehingga dijuluki Bapak Real estate Indonesia. Ciputra juga orang Indonesia pertama yang dipercaya menjadi World President FIaBCI, organisasi pengusaha realestast internasional. Bagi para konsumen properti, nama Ciputra telah menjadi brand yang menjanjikan kualitas produk sekaligus prospek investasi yang menguntungkan. Di kalangan pelaku bisnis properti, Ciputra identik dengan raksasa bisnis yang sering menjadi rujukan sekaligus pesaing.

Karya-karya besar Ciputra begitu beragam, karena hampir semua subsektor properti dijamahnya. Ia kini mengendalikan 5 kelompok usaha Jaya, Metropolitan, Pondok Indah, Bumi Serpong Damai, dan Ciputra Development yang masing-masing memiliki bisnis inti di sektor properti. Proyek kota barunya kini berjumlah 11 buah tersebar di Jabotabek, Surabaya, dan di Vietnam dengan luas lahan mencakup 20.000 hektar lebih. Ke-11 kota baru itu adalah Bumi Serpong Damai, Pantai Indah Kapuk, Puri Jaya, Citraraya Kota Nuansa Seni, Kota Taman Bintaro Jaya, Pondok Indah, Citra Indah, Kota Taman Metropolitan, CitraRaya Surabaya, Kota Baru Sidoarjo, dan Citra Westlake City di Hanoi, Vietnam.

Selasa, 12 Juni 2012

Kunci Sukses Pak Ciputra

Kesuksesan adalah dambaan setiap orang tetapi hanya segelintir yang mampu mencapainya. Dan Dr. (HC) Ir. Ciputra bisa dikatakan adalah salah satu sosok yang mampu meraih kesuksesan. Kesuksesannya itu dirintis sejak 5 dekade yang lalu, tepatnya tahun 1961. Pak Ci, demikian entrepreneur ini sering disapa, pertama menapakkan kaki di dunia entrepreneurship dengan menjalani bisnis bersama teman-temannya dalam Grup Jaya.

Di awal perkembangannya, Grup Jaya masih sebuah perusahaan kecil dengan aset yang belum seberapa besar. Para eksekutifnya  pun masih bergaya hidup sederhana. Bahkan Pak Ci, sebagai seorang profesional, kala itu tidak segan untuk memakai sepasang kaos kaki yang bolong saat meninjau rumah-rumah real estate yang dibangun Grup Jaya. Namun, berkat keteguhan dalam memegang prinsip entrepreneurship semua profesional muda itu tetap bekerja dengan kemapanan finansial yang belum stabil dan gaya hidup yang relatif sederhana.