Subscribe:

Senin, 30 Desember 2013

MAHALNYA NERAKA , MURAHNYA SURGA

MAHALNYA NERAKA , MURAHNYA SURGA.

Neraka mahal ,surga murah loket ke neraka penuh sesak , banyak manusia antri....

Rebut-rebutan , cakar-cakaran , takut tidak kebagian kursi ...

Tiket ke neraka mahal...

Harus merogoh kantong berjuta-juta, untuk dapat ikut berjalan kesana....

1. Maksiat itu mahal
2. Judi itu mahal
3. Zina itu mahal
4. Korupsi itu mahal
5. Dusta itu mahal

Tetap saja orang-orang berbondong menuju neraka...

Jalan ke surga sunyi sepi...

Jalannya lebar, mulus dan bersih..

Tiketnya murah ,tak perlu keluar uang banyak..

Loketnya bersih, ada AC dan pelayannya ramah.

Tapi mengapa amat sedikit yang antri di loket ini.?

1. Puasa itu murah
2. Shalat itu murah
3. Sedekah itu murah
4. Senyum itu murah..
5. Jujur itu murah

Ternyata Nafsu telah memutar balik semua tatapan ...

Yang buruk terlihat indah..yang baik terlihat sukar...

Di tempat ini aku baru sadar ..bahwa jalan kesurga sepi.. Jalan ke neraka ramai

#semoga_menjadi_renungan_kita_bersama.... Aamiin


Kamis, 12 Desember 2013

Ketika Seorang Menteri Mengontrak Rumah

Ketika Seorang Menteri Mengontrak Rumah 

Di dalam gang sempit itu, berkelok dari jalan utama, menyelusup gang-gang padat rumah di Jatinegara terdapat sebuah rumah mungil dengan satu ruang besar. Begitu pintu dibuka, akan ada koper-koper berkumpul di sudut rumah dan kasur-kasu digulung di sudut lainnya ruang besar itu. Di sanalah tempat tidur Haji Agus Salim (Menteri Luar Negeri RI) bersama istri dan anak-anaknya.

Dikontrakkan yang lain: “Agus Salim, kira-kira enam bulan sekali mengubah letak meja kursi, lemari sampai tempat tidur rumahnya. Kadang-kadang kamar makan ditukarnya dengan kamar tidur. Haji Agus Salim berpendapat bahwa dengan berbuat demikian ia merasa mengubah lingkungan, yang manusia sewaktu-waktu perlukan tanpa pindah tempat atau rumah atau pergi istirahat di lain kota atau negeri”

Begitulah seperti dikisahkan Mr. Roem, murid dari H. Agus Salim yang juga tokoh Masyumi ini. Anies Baswedan dalam 'Agus Salim: Kesederhanaan, Keteladanan yang Menggerakan' menyebutkan bahwa H. Agus Salim hidup sebagai Menteri dengan pola 'nomaden' atau pindah kontrakkan ke kontrakkan lain.

Dari satu gang ke gang lain. Berkali-kali Agus Salim pindah rumah bersama keluarganya. “Selama hidupnya dia selalu melarat dan miskin," kata Profesor Willem “Wim” Schermerhorn. Wim menjadi ketua delegasi Belanda dalam perundingan Linggarjati. (Majalah Tempo Edisi Khusus Agus Salim)

Pernah, pada salah satu kontrakkan tersebut, toiletnya rusak. Setiap Agus Salim menyiram WC, air dari dalam meluap. Sang istri pun menangis sejadi-jadinya, karena baunya yang meluber dan air yang meleber. . Zainatun Nahar istrinya,tak kuat lagi menahan jijik sehingga ia muntah-muntah. Agus Salim akhirnya melarang istrinya membuang kakus di WC dan ia sendiri yang membuang kotoran istirnya menggunakan pispot.

Kasman Singodimedjo (tokoh Muhammadiyah dan Masyumi Ketua KNIP Pertama), dalam 'Hidup Itu Berjuang' mengutip perkataan Mentronya yang paling terkenal: "leiden is lijden” (memimpin itu menderita) kata Agus Salim. Lihatlah bagaimana tak ada sumpah serapah meminta kenaikan jabatan , tunjangan rumah dinas, tunjangan kendaraan, tunjangan kebersihan WC, tunjangan dinas ke Luar Negeri untuk Pelesiran, dll.

Saat salah satu anak Salim wafat ia bahkan tak punya uang untuk membeli kain kafan. Salim membungkus jenazah anaknya dengan taplak meja dan kelambu. Ia menolak pemberian kain kafan baru. “Orang yang masih hidup lebih berhak memakai kain baru,” kata Salim. “Untuk yang mati, cukuplah kain itu.”

Dalam Buku 'Seratus Tahun Agus Salim' Kustiniyati Mochtar menulis, “Tak jarang mereka kekurangan uang belanja.” Ya, seorang Diplomat ulung, Menteri, Pendiri Bangsa yang mewakafkan dirinya untuk mengabdi kepada Allah, bahwa memimpin itu adalah ibadah.

Seorang yang memilih jalan becek dan sunyi, berjalan kaki dengan tongkatnya dibanding gemerlap karpet merah dan mobil 'lan cruiser;, alphard, dan gemerlap Jantung Kota lainnya. Kita tentu rindu sosok seperti mereka, bukan tentang melaratnya mereka, tapi tentang ruang kesederhanaan yang mengisi kekosongan nurani rakyat.

Ketika Wapres Mohammad Hata tak mampu membeli sepatu impiannya hingga akhir hayat. Ketika Perdana Menteri Natsir menggunakan jas tambal, mengayuh sepeda ontel ke rumah kontrakkanya. Ketika Menteri keuangan Pak Syafrudin yang tak mampu membeli popok untuk anaknya. Semoga Allah hadirkan mereka, sebuah keteladanan yang mulai memudar ditengah gemerlap karpet merah Istana dan Senayan. Aamiin

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
Pengusaha Revolutioner, Pembicara Seminar, Pembicara Motivasi, Trainer No Brain


Selasa, 10 Desember 2013

Anak

Assalammu'alaikum
menurut sahabat pengunjung setia website BayuPrasetyo.com, apa arti seorang anak bagi anda?
Apakah anak tersebut sebagai penerus keturunan anda?
Jika iya, itulah jawaban sebagian besar pendapat anda. Tapi sadarkah anda bila hanya itu saja yang anda inginkan sebagai penerus keturunan.
Pertanyaannya adalah penerus keturunan seperti apa, yang punya akhlak yang baik ataukah akhlak yang jelek?
Pastinya anda ingin mempunyai keturunan yang berakhlak baik, iya kan?
Jika iya, inilah tahapan yang harus anda lakukan dimulai saat anak masih dalam kandungan sampai anak itu akil baligh:
1. Saat anak masih dalam kandungan: bacakan ayat suci al quran oleh ayah/ibunya. Ibu jangan lepas dari berzikir, ayah dan ibu harus mengajarkan anak dalam kandungan untuk melakukan sholat (baik itu sholat wajib 5 waktu maupun sholat sunnah);
2. ketika anak sekolah TK, ibu dan ayahnya selalu mencontohkan dan mengajarkan sholat. Ayah membacakan 1-2 hadist kepada anaknya dan membacakan juga kisah-kisah para sahabat Nabi Muhammad SAW.
3. ketika anak usia akil baligh: Rasulullah mengajarkan jika anak tidak sholat maka sudah bisa dipecut dengan rotan (jika sudah tidak menurut sama orang tuanya untuk sholat). Mungkin sebagai orang tua, kita tidak tega tapi ketika Rasul mencontohkannya maka pasti ada kebaikan setelahnya. Pastinya setelah di'hukum' maka sebaiknya orangtua menjelaskan kepada anaknya mengapa dia di kasih hukuman seperti itu.

Sebagai ayah, walaupun dari pagi sampai dengan malam bekerja sebaiknya setelah tiba di rumah ajak anak dan istri berkumpul dan kita membagikan 2 hadist dan kisah sahabat. "Barangsiapa yang di rumahnya selalu mengerjakan amal kebaikan maka Allah memberikan keberkahan pada rumah itu dan bagi penghuninya"

Anak yang soleh yang mendoakan ibu bapaknya maka itulah keberuntungan yang nyata bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat.

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
motivator indonesia, pembicara seminar, trainer NO BRAIN, pembicara motivasi, pengusaha revolutioner
follow: @MotivaBisnis, @SragenBerjamaah, @bantuberjamaah


Senin, 09 Desember 2013

Nasihat Bisnis untuk Anda

Assalammu'alaikum
Semangat pagi dan semoga hari ini lebih baik dari hari sebelumnya.
Ada beberapa nasihat bisnis yang ingin saya bagikan untuk anda semua. Apa sajakah nasihat tersebut?
1. Janganlah berusaha meyakini orang lain mengenai apapun. Sebaliknya, carilah sesuatu yang benar-benar Anda yakini. Jika anda meyakininya, maka itulah yang akan menular.
2. Jika seseorang yang anda percayai mengkhianati anda, janganlah berusaha membalas dendam  dan jangan menyumpahi orang tersebut agar sakit. Tetapkan kondisi pemikiran yang objectif dan anggap saja ia sudah hilang dari kehidupan anda.
3. Pahami apa saja yang menggerakkan orang lain - apa yang membuatnya bangun di pagi hari, apa yang ia kejar dalam hidup ini--penting untuk membentuk hubungan produktif satu sama lain. Anda harus memahami kebutuhan mitra anda sebelum anda dapat memenuhinya.
4. Bersikaplah hati-hati. Ketidakhati-hatian akan mengirim sinyal yang salah dan membuat orang lain berpikir bahwa anda tidak dapat dipercaya.
5. Bangun dan pertahankan reputasi yang baik. Pada akhirnya, bisnis adalah tentang kepercayaan.
6. Ketika bangun pertama kali di pagi hari, janganlah berpikir tentang target atau untung berapa hari ini tapi bersyukurlah kepada Allah bahwa anda diberikan kesehatan dan nyawa anda masih ada di jasad anda.
7. Sebelum melakukan aktivitas dan sebelum berangkat keluar dari rumah, lakukan hal terpenting ini: lakukan sholat dhuha minimal 4 rakaat dan niatkan bahwa anda bekerja (berdagang) untuk menafkahi keluarga, anak dan istri.
8. Ingat, bisnis yang anda geluti saat ini, keuntugannya bukan hanya milik anda dan keluarga anda saja melainkan di dalamnya terdapat juga milik kaum dhuafa dan anak yatim piatu. Keluarkan sedekah setiap hari.

Demikianlah beberapa nasihat bisnis yang saya bagikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Kirimkan testimoni anda ke: abayuprasetyo@gmail.com bila anda merasakan artikel ini sangat bermanfaat bagi bisnis anda.

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
PengusahaRevolutioner, Coach Bisnis, Pembicara Seminar, Motivator Indonesia, No Brain Trainer
Pin:228CA42D


Sabtu, 07 Desember 2013

Ibu

Assalammu'alaikum,
Semangat pagi dan berkah Allah selalu bersama kita. Aamiin.
Menurut anda, seberapa pentingkah seorang Ibu bagi anda?
Apakah Ibu hanya tempat bagi anda untuk menitipkan anak anda ketika anda jalan-jalan?
Apakah anda bersedia untuk mendengarkan curhat Ibu anda?
Apakah menurut anda, kesuksesan anda saat ini diperoleh bukan karena doa restu Ibu anda?
Yuk jawablah pertanyaan saya di atas dan berikan kepada saya jawaban atau pernyataan terbaik anda mengenai Ibu.

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
Motivator Indonesia, No Brain Trainer, Pengusaha Revolutioner, Pembicara Seminar, Pembicara Motivasi, Bisnis Coach
Pin:228ca42d


Selasa, 03 Desember 2013

Apakah Jabatan kita Amanah?

Assalammu'alaikum sahabatku,
Semoga Allah selalu memberkahi sahabatku.
Saat ini bagi anda yang memegang jabatan, baik itu PRESIDEN, WAPRES, DPR/DPRD, GUBERNUR/WALIKOTA/BUPATI, CEO, DIREKTUR, KEPALA CABANG, MANAGER, SUPERVISOR apakah menurut anda jabatan tersebut 'Amanah'?

Jika jabatan tersebut amanah maka sudah seharusnya anda menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Apa yang saya maksud dengan 'sebaik-baiknya'? Maksudnya adalah kita tidak boleh mengecewakan yang telah memilih atau mengangkat kita. Kita tidak hanya bertanggung jawab kepada manusia tetapi kita juga bertanggung jawab kepada Pemilik Hidup ini yaitu Allah SWT. Jabatan kita tersebut akan punya manfaat bagi kita saat yaumil akhir nanti bila dengan jabatan tersebut kita dapat bermanfaat bagi sesama.

Semoga artikel membawa manfaat bagi semua.

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
Motivator Indonesia, Pembicara Seminar, Trainer No Brain, Bisnis Coach
Follow: @MotivaBisnis
Blog: http://agustinusbayu.wordpress.com