Subscribe:

Sabtu, 02 Mei 2015

Usia Bukan Batasan Bersedekah

Usia bukan batasan untuk berhenti bersedekah. Itolah motto yang selalu ditanamkan Mbah Asrori (92) dalam hidupnya.

Kakek warga asli Semarang tersebut setiap hari Jumat selalu bersedekah nasi bungkus lengkap dengan lauk pauknya kepada orang-orang yang membutuhkan seperti pemulung, tukang becak atau siapa pun yang membutuhkan makanan.

Dengan sepeda ontel kesayangannya, Mbah Asrori berkeliling untuk membagikan nasi bungkus tersebut.

"Mbah Asrori setidaknya menyisihkan Rp 400.000 per bulan untuk bersedekah padahal penghasilan beliau juga tidak tentu," ujar Fajar Ali Imron, salah seorang tetangga Mbah Asrori kepada brilio.net Jumat (17/4)

Kakek dengan 3 anak dan 10 cucu tersebut memang hanya berprofesi sebagai guru mengaji bagi anak-anak sekitar, penghasilannya hanya sekitar Rp 800.000 perbulan. Sedekah yang dilakukan Mbah Asrori tersebut semata-mata bukan hanya karena ingin menolong mereka yang membutuhkan makan saja, namun Mbah Asrori iba melihat tetangganya yang seorang janda berjualan nasi bungkus.

Dengan membeli dagangannya Mbah Asrori dapat menolong penjual janda tersebut dan juga orang-orang yang membutuhkan makan. Menurut Fajar, lima tahun silam Mbah Asrori bahkan sudah berangkat ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji dari uang hasil tabungannya.

"Sebenernya kalau dilogika dengan penghasilannya tersebut mustahil beliau bisa berangkat haji, tapi ya itulah kalau orang ikhlas bersedekah pasti ada saja rejekinya," ujar Fajar lagi

Sifat dermawan Mbah Asrori ini benar-benar patut dicontoh oleh semua orang. Mungkin penghasilannya tidak seberapa, tapi amalnya luar biasa!

Salam

Bayu Prasetyo
Twitter: @MotivaBisnis
FB: Bayu MotivaBisnis Prasetyo
LinkedIn: Bayu Prasetyo


Kamis, 30 April 2015

Harta Benda Simpan di mana??

Kemanakah harta benda, kita simpan? Apakah di bawah bantal :) ataukah di bank / deposito?

Simpanlah harta benda kita hanya di BCA (Bank Central Allah). Sesungguhnya jika simpan di BCA jauh lebih aman.

"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."  (Al-Baqarah): 195


Kamis, 16 April 2015

Semua Hanya Barang Pinjaman

Celakalah bagi hamba yang selalu berbuat maksiat tetapi mengharapkan masuk surga. Janganlah tergiur dengan semua yang ada di dunia ini. Ketahuilah, apapun yang engkau miliki di dunia ini adalah barang pinjaman dari Allah Ta'ala. Sebuah barang pinjaman pasti suatu saat akan diambil oleh pemiliknya. Kehidupan di dunia ini adalah milik Allah Ta'ala. Janganlah digunakan untuk berfoya-foya dan semaunya sendiri. (Wasiat Syekh Abdul Qadir Al Jailani)

Di sadur: Buku Wasiat dan Nasehat Syekh Abdul Qadir Jailani

Twitter: @MotivaBisnis
FB: Bayu MotivaBisnis Prasetyo Linkedin: Bayu Prasetyo
Web: www.BayuPrasetyo.com


Umar bin Khattab

Siapa yang tidak kenal dengan Umar bin Khatab, beliau adalah salah satu sahabat terdekat dengan Nabi Muhammad SAW selain Abu Bakar As-Sidiq, Ustman Bin Affan, Ali Bin Abi Thalib. Umar dikenal sebagai Pembeda antara yang Haq dan Batil.

Ada sebuah kisah mengenai Umar ketika beliau di datangi oleh sahabat lain di rumahnya. Sahabat tersebut bercerita mengenai poleksosbud masyarakat saat itu. Saat sahabat tadi menanyakan keadaan keluarga Umar, Umar mematikan lilin (lampu) yang sebelumnya menyala. Sahabat tadi heran dan bertanya pada Umar, "Wahai Amirul Mukminin, mengapa engkau matikan lampu2 itu?" Lalu Umar menjawab, "Tadi ketika engkau bercerita tentang masyarakat, aku masih menyalakannya tapi ketika engkau menanyakan keadaan keluargaku, aku mematikannya. Karena lampu2 itu dibiayai oleh kaum muslimin (masyarakat) maka aku mematikannya. Aku takut pada Allah saat aku di hisab, aku dikatakan pemimpin yang zholim."

Pelajaran penting bagi kita, seseorang yang dipercaya sebagai Pimpinan.

#Subhanallah


Kebahagiaan Hakiki

Menurutmu kebahagiaan hakiki itu seperti apa ya?

Apakah kebahagiaan hakiki itu dengan memiliki pasangan yang ganteng/cantik? Atau memiliki harta yang berlimpah? Atau sering bepergian ke luar Negeri? Itukah menurutmu kebahagiaan hakiki itu?

Bila memang itu kebahagiaan hakiki, mengapa untuk memperoleh kekayaan tersebut  banyak orang yang mencuri atau korupsi atau bahkan membunuh orang lain untuk memperolehnya? Jika dengan memiliki pasangan cantik atau ganteng, bisa memperoleh kebahagiaan mengapa masih ada saja yang selingkuh?

Allah swt berfirman:

ٌﺑِﺄَﺣْﺴَﻦِ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮاْ ﯾَﻌْﻤَﻠُﻮنَ ﻓَﻠَﻨُﺤْﯿِﯿَﻦﱠهُ ﺣَﯿَﺎةً ﻃَﻲِّﺑَﺔً وَﻟَﻨَﺠْﺰِﯾَﻦﱠﻫُﻢْ أَﺟْﺮَﻫُﻢ ﻣَﻦْ ﻋَﻤِﻞَ ﺻَﺎﻟِﺤﺎًمِّن ذَﻛَﺮٍ أَوْ أُﻧﺜَﻰ وَﻫُﻮَ ﻣُﺆْﻣِﻦ

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS.AnNahl [16]: 97)

ًوَﻧَﺤْﺸُﺮُهُ ﯾَﻮْمَ اﻟْﻘِﯿَﺎﻣَﺔِ أَﻋْﻤَﻰ وَﻣَﻦْ أَﻋْﺮَضَ ﻋَﻦ ذِﻛْﺮِي ﻓَﺈِنﱠ ﻟَﻪُ ﻣَﻌِﯿﺸَﺔً ﺿَﻨﻜﺎ

“Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku,lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (QS.Thahaa [20]: 124)

Bahkan Rasulullah SAW bersabda: “Bukanlah kekayaan itu dari banyaknya harta benda, akan tetapi kekayaan (hakiki) itu adalah kekayaan hati.” (HR.Al Bukhori).

Subhanallah

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
Motivator Indonesia, Pembicara Seminar Motivasi, Trainer, Personal Coach

NB:
Ingin mengundang Pak Bayu Prasetyo sebagai Pembicara Seminar Motivasi, silahkan hubungi Pak Sigit : 081586119833 dan Ibu Via : 0818513175. Mohon dapat menghubungi untuk booking schedule 1 bulan sebelumnya. Terima kasih.


Rabu, 15 April 2015

Cintamu Milik Siapa?

Cinta oh Cinta,
Engkau hadir di dalam kehidupan kami
Engkau mewarnainya
sehingga hidup kami selalu berbunga-bunga
Terima kasih cinta atas kesetiaanmu pada kami.

Wahai sahabatku,
Sesungguhnya siapa yang berhak kita cintai dalam hidup ini?
Monggo di jawab...
Apakah suami kita, istri kita, anak kita atau harta benda kita?

Mari kita perhatikan ayat dalam Al Quran berikut:

Allah SWT berfirman : “Katakanlah : “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, Istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawitiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. “Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (QS. At-Taubah [9] : 24).

Subhanallah

Twitter: @MotivaBisnis
FB: Bayu MotivaBisnis Prasetyo
LinkedIn: Bayu Prasetyo
Web: www.BayuPrasetyo.com

Motivator Indonesia, Trainer, Pembicara Seminar Motivasi


Sabtu, 11 April 2015

Manfaat Jus Jeruk Bagi Kesehatan Anda

MENCEGAH KANKER

Jeruk mempunyai D-limoene yang dapat mencegah kanker kulit, kanker payudara, kanker mulut, kanker usus besar dan kanker paru -paru.

MENINGKATKAN KEKEBALAN TUBUH

Vitamin C pada jus jeruk dapat bertindak sebagai pertahanan terbaik untuk melawan flu dan batuk.

MENGURANGI RESIKO SERANGAN JANTUNG

Hesperidin adalah zat nabati yang terdapat pada jeruk yang dapat menyehatkan sel-sel asteri pada jantung.

MEMBANTU MENURUNKAN BERAT BADAN

Jeruk penuh dengan antioksidan yang sangat berguna untuk membantu menurunkan berat badan.

MEMBUAT KULIT LEBIH INDAH

Antioksidan pada jeruk dapat membuat kulit segar, cantik, dan dapat mencegah efek penuaan.

MENJAGA TINGKAT TEKANAN DARAH

Jus jeruk mengandung magnesium dalam jumlah besar yang memiliki kemampuan untuk membawa kembali tingkat tekanan darah ke kisaran normal.