Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Orang Kaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orang Kaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2015

Orang Bahagia Bisa Jadi Lebih Kaya, Ini Alasannya

Selamat siang sahabatku semua,
Bagaimana kabarmu di hari jumat ini?
Apakah kita sudah bersedekah dengan harta terbaik kita?

Umumnya orang berasumsi bahwa kekayaan adalah sumber dari kebahagiaan. Namun bisa saja berlaku sebaliknya. Kebahagiaan bisa membuat seseorang menajdi kaya. 

Mengutip gobankingrates.com, Senin (24/8/2015), Proceedings of the National Academy of Sciences Amerika merilis sebuah makalah penelitian yang menunjukan bahwa remaja, dan orang dewasa merasa hidupnya bahagia bisa mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi di kemudian hari.
Dalam makalah tersebut setidaknya ada beberapa alasan yang membuat orang bahagia menjadi kaya. Berikut 4 alasan tersebut: 



Orang Bahagia lebih optimistis

Melihat Optimisme (pixabay.com)

Orang yang bahagia cenderung menghasilkan lebih banyak uang karena menggunakan pendekatan optimistis membuat mereka lebih terbuka terhadap peluang dan pengalaman baru, kata Lynda Spiegel, seorang pendiri pelatihan karir.

"Mereka (orang yang bahagia) bersedia menerima tantangan, dan mengambil risiko, mereka merupakan prediktor dan jeli melihat peluang," katanya. 

Mereka mengangap keputusan yang buruk sebagai sarana belajar, alih alih menganggapnya sebagai kegagalan pribadi" tambah Lynda.

Minggu, 10 Juni 2012

Saya Pernah Lebih Miskin Dari Pengemis

Selama ini banyak orang bertanya kepada saya bagaimana rahasianya menjadi pengusaha yang sukses. Mereka berharap saya bersedia membagi pengalaman dan kiat-kiat berusaha supaya sukses. Bagi saya,  membagi pengalaman kepada orang lain menyenangkan, apalagi bila pengalaman saya tersebut bermanfaat.

Senin 5 April lalu, saya diundang oleh Universitas Islam As Syafiiyah, Jakarta, untuk membagi pengalaman. Dalam acara bertajuk “Studium Generale Kewirausahaan” itu saya diminta memberikan ceramah mengenai kewirausahaan dan kiat sukses berbisnis.

Sabtu, 09 Juni 2012

Kisah Kesuksesan KFC

Inilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat Amerika ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Namun dia memiliki keahlian dalam memasak dan menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor Kentucky Fried Chicken atau KFC yang telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam industri waralaba makanan siap saji di dunia.

Adam Khoo

Ada satu cerita tentang orang Singapura yang bernama Adam Khoo. Pada umur 26 tahun dia mempunyai empat bisnis yang beromzet US$ 20juta. Ketika umur 12 tahun Adam dicap sebagai orang yang malas, bodoh, agak terbelakang dan tidak ada harapan. Ketika masuk SD, dia benci membaca; maunya hanya main game computer dan nonton TV. Karena tidak belajar, banyak nilai F yang membuat dia semakin benci kepada gurunya; benci belajar, bahkan juga benci terhadap sekolah

Bob Sadino

Hari ini mari kita membicarakan kisah sukses dari seorang sosok tua dn nyentrik. Sosok berambut putih, bercelana pendek, dan kadang mengisap rokok dari cangklongnya ini begitu mudah dikenali. Gaya bicaranya blak-blakan tanpa tedeng aling-aling. Ia adalah Bob Sadino, pengusaha sukses yang terkenal dengan jaringan usaha Kemfood dan Kemchick-nya.

Beberapa kali wajahnya ikut tampil di beberapa sinetron hingga ke layar lebar, meski kadang hanya tampil sebagai figuran. Penampilannya yang serba cuek itu ternyata sejalan dengan pola pikirnya yang apa adanya. Sebab, menurutnya, apa yang diraihnya saat ini adalah berkat pola pikir yang apa adanya itu. Ia menyebut bahwa kesuksesannya didapat tanpa rencana, semua mengalir begitu saja. Yang penting, adalah action dan berusaha total, dalam menggeluti apa saja. Totalitas Bob memang patut diacungi jempol, apalagi mengingat lika-liku jalan hidup yang telah ditempuhnya.

Rabu, 11 Januari 2012

5 Kebiasaan Orang Kaya


Meniru kebiasaan orang kaya bisa jadi menularkan cara baik untuk mengikuti jejak mereka agar kita juga bisa jadi orang kaya. Menurut FinanciallyFit di Yahoo!, Warren Buffett yang memiliki kekayaan US$ 47 miliar (sekitar Rp 423 triliun) saja, tetap bisa berhemat hingga kini. Rumahnya masih rumah tua yang ia beli tahun 1958 dengan harga US$ 31.500 (sekitar Rp 283,5 juta dengan kurs sekarang).